Page 66 - SIMASBEN
P. 66
karena itu, sebelum mempelajari bagaimana menyusun
Signifikansi, Masalah, Solusi, dan Benefit, penulis mengajak
pembaca melakukan satu langkah sederhana terlebih
dahulu, yaitu memetakan gagasan menggunakan Mind Map.
Mengapa Dimulai dengan Mind Map?
Menurut Tony Buzan, Mind Map merupakan alat
berpikir yang membantu mengorganisasi informasi sesuai
dengan cara kerja alami otak. Sebuah Mind Map dimulai dari
satu gagasan utama di tengah halaman, kemudian
berkembang melalui cabang-cabang yang saling terhubung
menggunakan kata kunci, warna, dan asosiasi. Pendekatan
ini membantu seseorang melihat gambaran besar sekaligus
hubungan antargagasan secara lebih mudah.
Buzan juga menjelaskan bahwa Mind Map bermanfaat
untuk mengorganisasi pemikiran, merencanakan,
memecahkan masalah, dan mempersiapkan presentasi
karena memungkinkan seseorang melihat keseluruhan
struktur gagasan dalam satu halaman.
Dalam konteks buku ini, Mind Map bukan tujuan akhir.
Mind Map adalah alat bantu. Sedangkan SIMASBEN adalah
struktur berpikir yang akan digunakan untuk
mengorganisasi hasil pemetaan tersebut menjadi
komunikasi akademik yang sistematis.
Dengan kata lain, sebelum menyusun naskah
presentasi, penulis mengajak pembaca untuk
"mengeluarkan" terlebih dahulu seluruh ide yang ada di
dalam pikirannya. Barulah setelah itu ide-ide tersebut
disusun menggunakan Framework SIMASBEN.
58 |

