Page 33 - SIMASBEN
P. 33
Pola berpikir ini tidak berfokus pada mencari
kesalahan atau persoalan, tetapi pada membangun
pemahaman bahwa perubahan merupakan proses yang
terus berlangsung.
Framework ini membantu audiens melihat
perjalanan sebuah gagasan secara utuh, sehingga mereka
tidak hanya memahami kondisi saat ini, tetapi juga alasan
mengapa perubahan perlu dilakukan dan tujuan yang ingin
dicapai.
Inspirasi Literatur
Pola komunikasi berbasis perjalanan waktu banyak
digunakan dalam komunikasi kepemimpinan, transformasi
organisasi, dan penyampaian visi.
Secara konseptual, pendekatan ini memiliki
keselarasan dengan pemikiran Simon Sinek dalam Start
With Why. Sinek (2009) menjelaskan bahwa komunikasi
yang mampu menggerakkan orang lain selalu dimulai
dengan menjelaskan alasan atau tujuan di balik suatu
tindakan (why), sebelum menjelaskan bagaimana dan apa
yang dilakukan. Penjelasan mengenai arah perubahan
menjadi salah satu unsur penting dalam membangun
komitmen terhadap sebuah visi.
Di sisi lain, Nancy Duarte (2010) dalam Resonate juga
menunjukkan pentingnya membangun kontras antara
kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan sebagai cara
mengajak audiens mengikuti perjalanan perubahan.
Oleh karena itu, dalam buku ini Framework Dulu–
Sekarang–Nanti diposisikan sebagai pola berpikir
25 |

