Page 38 - SIMASBEN
P. 38

Kapan Framework Ini Digunakan?
                  Berdasarkan       pengalaman       penulis      sebagai
            widyaiswara, framework ini sangat sesuai digunakan ketika
            tujuan komunikasi adalah:
            •  membuka seminar atau kuliah umum;
            •  menyampaikan materi pelatihan;

            •  mengawali presentasi ilmiah;
            •  berbagi praktik baik (best practice);
            •  memberikan motivasi berbasis bukti;
            •  membangun diskusi di kelas atau forum akademik.
                  Framework  ini  sangat  membantu  ketika  pembicara
            ingin menjaga keseimbangan antara pendekatan ilmiah dan
            pendekatan yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

            Kelebihan
                  Selama  memfasilitasi  pelatihan,  penulis  melihat
            framework  ini  mampu  menarik  perhatian  audiens  sejak
            awal. Ketika presentasi dibuka dengan fakta yang relevan,
            audiens  memperoleh  alasan  mengapa  topik  tersebut
            penting. Cerita kemudian membantu mengubah data yang
            abstrak    menjadi     pengalaman     yang    lebih   mudah
            dibayangkan. Pertanyaan di bagian akhir membuat audiens
            tidak hanya mendengarkan, tetapi juga mulai berpikir dan
            terlibat dalam pembahasan.
                  Penulis  juga  menemukan  bahwa  peserta  yang
            menggunakan  framework  ini  cenderung  lebih  mudah
            membangun  interaksi  dengan  audiens  karena  pertanyaan
            yang  diajukan  membuka  ruang  dialog,  bukan  sekadar
            menyampaikan informasi satu arah.
            30 |
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43