Page 59 - SIMASBEN
P. 59
mengembangkan teknik presentasi tersebut menjadi salah
satu sumber refleksi dalam penyusunan SIMASBEN.
Dalam praktiknya, struktur SIMASBEN dapat
diterapkan pada berbagai bentuk komunikasi akademik,
antara lain:
• presentasi ilmiah tiga menit (Three Minute Presentation);
• seminar proposal;
• seminar hasil penelitian;
• sidang tugas akhir, tesis, atau disertasi;
• kuliah umum;
• presentasi pada konferensi ilmiah;
• penyampaian rekomendasi kebijakan (policy briefing);
• pelatihan dan pengembangan kompetensi;
• komunikasi profesional yang memerlukan argumentasi
berbasis bukti.
Pada setiap konteks tersebut, penyaji tetap perlu
menjawab empat pertanyaan mendasar: mengapa topik ini
penting, apa persoalan yang dibahas, bagaimana persoalan
tersebut dijawab, dan apa manfaat yang dihasilkan. Karena
itulah, menurut penulis, SIMASBEN bersifat adaptif tanpa
kehilangan struktur berpikir utamanya.
Membantu Audiens Mengikuti Alur Pemikiran
Komunikasi akademik pada hakikatnya bukan sekadar
menyampaikan hasil penelitian, melainkan mengajak
audiens mengikuti proses berpikir yang melahirkan hasil
tersebut.
51 |

