Page 60 - SIMASBEN
P. 60

SIMASBEN  membantu  mewujudkan  tujuan  tersebut
            melalui  empat  tahapan  yang  saling  berkesinambungan.
            Signifikansi  membangun  perhatian  dan  menjelaskan
            relevansi. Masalah mengarahkan fokus pembahasan. Solusi
            menunjukkan  jawaban  atau  temuan  yang  ditawarkan.
            Benefit  menegaskan  kontribusi yang dapat dirasakan oleh
            ilmu pengetahuan maupun masyarakat.
                  Dengan alur tersebut, audiens tidak hanya mengetahui
            apa  yang  ditemukan,  tetapi  juga  memahami  mengapa
            penelitian  dilakukan,  bagaimana  penelitian  memberikan
            jawaban,  dan  untuk  apa  hasil  tersebut  penting.  Menurut
            penulis, inilah esensi komunikasi akademik yang efektif.
                  Berbagai  framework  komunikasi  yang  telah  dibahas
            pada  bagian  awal  bab  ini  memiliki  kekuatan  pada
            konteksnya  masing-masing.  Ada  yang  sangat  baik  untuk
            membangun  urgensi,  ada  yang  efektif  menjelaskan

            perubahan,  ada  pula  yang  kuat  dalam  membangun
            keterlibatan  audiens.  SIMASBEN  mengambil  posisi  yang
            berbeda.
                  Framework  SIMASBEN  dirancang  bukan  terutama
            untuk  membangun  persuasi,  tetapi  untuk  membangun
            pemahaman.  Pemahaman  menjadi  tujuan  utama  karena
            komunikasi  akademik  tidak  hanya  berupaya  menarik
            perhatian  audiens,  tetapi  juga  membantu  mereka
            memahami  hubungan  antara  latar  belakang,  persoalan,
            solusi, dan kontribusi secara utuh.
                  Menurut penulis, ketika audiens memahami hubungan
            tersebut,  mereka  tidak  hanya  mengingat  isi  presentasi,


            52 |
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65