Page 58 - SIMASBEN
P. 58
umumnya bertujuan menjelaskan hasil pemikiran,
penelitian, atau kajian secara logis dan berbasis bukti.
Menghubungkan Cara Berpikir dan Cara Berkomunikasi
Dalam banyak kesempatan, penulis menemukan
bahwa akademisi sering kali menguasai substansi, tetapi
mengalami kesulitan ketika harus menyederhanakan cara
penyampaiannya. Mereka memahami proses penelitian
secara mendalam, namun belum tentu mampu mengubah
proses tersebut menjadi komunikasi yang mudah diikuti
oleh audiens. SIMASBEN membantu menjembatani
kebutuhan tersebut.
Alih-alih meminta penyaji menghafalkan teknik
berbicara, SIMASBEN mengajak mereka kembali kepada
logika yang sebenarnya telah mereka gunakan selama
melakukan penelitian. Dengan demikian, proses menyusun
presentasi tidak lagi dimulai dari membuat salindia,
melainkan dari mengorganisasi gagasan.
Menurut penulis, pendekatan ini membuat komunikasi
terasa lebih alami karena penyaji tidak dipaksa mengikuti
pola berpikir baru. Mereka hanya diminta
mengomunikasikan proses berpikir yang telah mereka jalani
dalam bentuk yang lebih sistematis.
Fleksibel pada Berbagai Bentuk Komunikasi Akademik
Salah satu kelebihan SIMASBEN adalah fleksibilitas-
nya. Framework ini tidak dikembangkan hanya untuk
presentasi ilmiah tiga menit, meskipun pengalaman
50 |

