Page 57 - SIMASBEN
P. 57

Dengan  posisi  tersebut,  SIMASBEN  dapat  digunakan
            secara  fleksibel  pada  presentasi  ilmiah,  seminar  hasil
            penelitian,  proposal  riset,  three-minute  presentation,
            pelatihan, maupun forum akademik lainnya.

            Mengapa       SIMASBEN      Cocok     untuk     Komunikasi
            Akademik dan Ilmiah?
                  Pada  subbab  sebelumnya  telah  dijelaskan  bahwa
            SIMASBEN  dibangun  melalui  sintesis  antara  pengalaman
            praktik,  kajian  literatur,  serta  pengamatan  terhadap  cara
            berpikir  yang  lazim  digunakan  dalam  proses  penelitian.
            Sintesis   tersebut    menunjukkan      bahwa     komunikasi
            akademik     tidak    hanya    membutuhkan       kemampuan
            menyampaikan informasi, tetapi juga memerlukan struktur
            berpikir  yang  mampu  menghubungkan  alasan,  persoalan,
            jawaban, dan kontribusi secara runtut.

                  Berdasarkan  refleksi  tersebut,  menurut  penulis,
            SIMASBEN merupakan framework yang paling sesuai untuk
            komunikasi  akademik  dan  ilmiah  karena  mengikuti  alur
            berpikir  yang  lazim  digunakan  dalam  proses  penelitian.
            Framework  ini  membantu  penyaji  menjelaskan  mengapa
            suatu  topik  penting,  masalah  apa  yang  dikaji,  solusi  atau
            temuan yang ditawarkan, serta manfaat atau kontribusi yang
            dihasilkan secara runtut dan mudah dipahami.
                  Pernyataan  tersebut  bukan  dimaksudkan  sebagai
            klaim  bahwa  SIMASBEN  lebih  unggul  dibandingkan
            framework komunikasi lainnya. Sebaliknya, pernyataan ini
            didasarkan  pada  kesesuaian  antara  struktur  SIMASBEN
            dengan  karakteristik  komunikasi  akademik  yang  pada
            49 |
   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61   62