Page 52 - SIMASBEN
P. 52
memastikan bahwa setiap gagasan telah dipandang dari
empat perspektif yang saling melengkapi.
Pada pandangan pertama, SIMASBEN mungkin terlihat
sebagai urutan penyampaian pesan. Namun sesungguhnya,
yang lebih penting adalah perubahan cara berpikir yang
dibawanya.
Sebelum menulis naskah, membuat salindia, atau
berbicara di depan audiens, komunikator diajak bertanya
kepada dirinya sendiri:
• Apakah penulis sudah menunjukkan mengapa topik ini
penting?
• Apakah penulis sudah menjelaskan peluang perbaikan
yang menjadi fokus pembahasan?
• Apakah penulis sudah menawarkan strategi atau
pendekatan yang jelas?
• Apakah penulis sudah menunjukkan manfaat dan nilai
tambah dari gagasan ini?
Keempat pertanyaan tersebut menjadi panduan
reflektif yang membantu memastikan bahwa komunikasi
tidak hanya informatif, tetapi juga bermakna.
Dari Proses Berpikir Menuju Proses Berkomunikasi
Pada bagian sebelumnya telah dijelaskan bahwa
SIMASBEN dibangun sebagai sebuah framework berpikir
yang membantu mengorganisasi gagasan sebelum
dikomunikasikan. Pertanyaan berikutnya adalah, mengapa
SIMASBEN terdiri atas empat komponen tersebut? Mengapa
dimulai dari Signifikansi, dilanjutkan dengan Masalah,
kemudian Solusi, dan diakhiri dengan Benefit?
44 |

