Page 16 - SIMASBEN
P. 16
baik, tetapi audiens justru bertanya mengenai hal-hal
mendasar. Seorang widyaiswara telah menyampaikan
seluruh materi pelatihan, tetapi peserta masih kesulitan
menjelaskan kembali inti pembelajaran.
Masalah tersebut bukan selalu disebabkan oleh
kurangnya kemampuan berbicara. Sering kali penyebab
utamanya adalah struktur penyampaian yang belum
membantu audiens membangun pemahaman secara
bertahap.
Dalam lingkungan profesional, tantangan tersebut
menjadi semakin nyata. Whitcomb dan Whitcomb (2013)
menjelaskan bahwa komunikasi profesional bukan hanya
berkaitan dengan kemampuan menyampaikan informasi
teknis, tetapi juga kemampuan menyesuaikan pesan dengan
kebutuhan audiens, tujuan komunikasi, dan konteks
pekerjaan. Seorang profesional dituntut mampu mengubah
informasi yang kompleks menjadi penjelasan yang mudah
dipahami oleh berbagai pihak yang memiliki latar belakang
berbeda.
Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif
selalu membutuhkan dua kemampuan sekaligus. Pertama,
kemampuan menguasai substansi. Kedua, kemampuan
mengorganisasi substansi tersebut agar dapat dipahami
oleh orang lain. Sayangnya, kemampuan kedua inilah yang
sering kali kurang mendapatkan perhatian.
8 |

