Page 20 - SIMASBEN
P. 20
C. Pelajaran yang Penulis Temukan Selama Menjadi
Widyaiswara
Setiap pelatihan selalu memberikan dua kesempatan
belajar. Peserta belajar dari materi yang disampaikan,
sedangkan widyaiswara belajar dari bagaimana peserta
berpikir, bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan
gagasannya.
Sejak memulai tugas sebagai widyaiswara pada tahun
2014, penulis berkesempatan memfasilitasi berbagai
program pengembangan kompetensi bagi peserta dengan
latar belakang yang beragam. Ada yang berasal dari
lingkungan akademik, pemerintahan, pendidikan, maupun
profesi lainnya. Tema pelatihannya pun beragam, mulai dari
komunikasi, presentasi ilmiah, penyusunan media
pembelajaran, hingga pengembangan kompetensi
profesional. Keberagaman tersebut justru memperlihatkan
satu pola yang menarik.
Terlepas dari latar belakang profesi maupun bidang
keahliannya, sebagian besar peserta menghadapi tantangan
yang hampir sama ketika diminta menyampaikan sebuah
gagasan secara singkat dan sistematis.
Pengalaman itulah yang perlahan membentuk cara
pandang penulis terhadap komunikasi akademik. Pada
awalnya penulis beranggapan bahwa peserta yang paling
menguasai materi akan menjadi penyaji terbaik. Namun
pengalaman di ruang pelatihan menunjukkan hal yang
berbeda.
Tidak sedikit peserta yang memiliki pengetahuan luas,
referensi yang lengkap, bahkan pengalaman bertahun-
12 |

