Page 23 - SIMASBEN
P. 23

Dari Pengalaman Menuju Sebuah Framework
                  Semakin  sering  penulis  memfasilitasi  pelatihan,
            semakin  penulis  menyadari  bahwa  kebutuhan  terbesar
            peserta  bukanlah  teknik  berbicara  yang  lebih  rumit,
            melainkan sebuah cara berpikir yang sederhana, sistematis,
            dan mudah diingat.
                  Penulis  mulai  mempelajari  berbagai  pendekatan
            komunikasi, membaca literatur, mengamati pola presentasi
            yang  efektif,  serta  merefleksikan  kembali  pengalaman  di
            ruang  pelatihan  dan  berbagai  forum  akademik.  Penulis
            menemukan  bahwa  banyak  framework  yang  sangat  baik
            telah  dikembangkan  oleh  para  ahli  komunikasi  dan
            presentasi.  Masing-masing  memiliki  keunggulan  sesuai
            konteks penggunaannya.
                  Di  sisi  lain,  penulis  juga  melihat  kebutuhan  akan
            sebuah  kerangka  yang  lebih  praktis  untuk  membantu

            peserta  menyusun  gagasan  dalam  konteks  komunikasi
            akademik dan ilmiah. Refleksi inilah yang kemudian menjadi
            titik awal lahirnya SIMASBEN.
                  Penulis  tidak  memandang  SIMASBEN  sebagai
            pengganti  framework  yang  telah  ada.  Sebaliknya,  penulis
            memandangnya sebagai hasil sintesis pengalaman lapangan
            yang diperkaya oleh berbagai teori komunikasi dan praktik
            presentasi yang telah berkembang sebelumnya.





            15 |
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28